TIPS MENGGALI MODAL USAHA

tips_cari_modal_usaha TIPS MENGGALI MODAL USAHA

Tips menggali modal usaha.

Tips menggali modal usaha yang dipaparkan berikut merupakan filosofi wirausaha, yakni mengutamakan proses pembentukankarakter seseorang untuk menjadi wirausaha sejati.Modal utama untuk memulai usaha adalah melihat potensi diri sendiri, karena modal sesungguhnya bagi pengusaha adalahMENTAL, yakni berani memulai usaha dari tingkat paling bawah.

Perlu digarisbawahi, bahwa budaya ingin sukses secara instan, dan tidak mau menjalani proses bisnis, kelak akan menjadi hambatan serius dalam mengembangkan usaha.

Memang, bahwa sekecil apapun, modal uang diperlukan untuk memulai bisnis. Namun, modal uang bukan segalanya.
Sikap, pengetahuan dan pengalaman kerja bisa menjadi modal berharga.
Kalaupun terpaksa memerlukan modal kala memulai usaha, dapatkan modal dari lingkungan terdekat, yang sudah mengenal anda dengan baik.

Pertanyaan yang sering diajukan untuk memulai bisnis : Berapa besar modal uang yang harus dialokasikan ?
Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut. Besar kecilnya modal yang diperlukan relatif, karena situasi dan kondisi finansial, juga latar belakang masing-masing individuberbeda (karyawan, pensiunan, ibu rumah tangga, mahasiswa, freshgraduate, dan sebagainya).

Hal-hal penting menggali modal usaha yang perlu diperhatikan :

1. Memulai usaha dari tingkat paling bawah, yang relatif tidak banyak memerlukan modal uang. Dan ketika mengalami hambatan atau kegagalan usaha, dapat segera bangkit lagi dengan suntikan modal baru yang masih anda miliki.

2. Jangan gunakan seluruh Tabungan untuk memulai usaha, karena anda harus mempunyai cadangan dana untuk pengeluaran biaya operasional anda selama beberapa bulan.

Perlu dipahami, memulai usaha tidak bisa langsung melejit di bulan pertama seperti yang anda bayangkan sebelumnya. Asumsikan, bahwa usaha yang anda rintis baru bisa menghasilkan dalam waktu enam bulan sampai satu tahun.

3. Fokuskan modal untuk pendanaan usaha produktif dan segera menghasilkan arus kas positif ( misal : pembelian barang dagangan), agar kesinambungan dan pertumbuhan usaha dapat terjaga dengan baik.

4. Hindari penggunaan modal untuk hal-hal yang kurang penting, misalnya mendandani fisik toko atau kios secara berlebihan, sehingga menguras modal usaha.

Begitu pula dalam merekrut karyawan yang diperlukan di awal usaha, utamakan untuk merekrut karyawan yang menopang Penjualan (Marketing) dan Operasional (Produksi). Sedangkan untuk Administrasi dan Keuangan dapat anda kerjakan sendiri.

5. Salah satu pilihan untuk mengatasi modal adalah menggandengmitra usaha. Tawarkan peluang usaha yang anda rintis tersebut kepada lingkungan internal anda, misalkan keluarga atau teman akrab, yang  sudah mengenal anda dengan baik.

Mereka bisa menjadi mitra aktif atau hanya sebagai sleeping partner(mitra yang hanya berpartisipasi modal usaha saja). Konsekuensinya, anda harus mau berbagi keuntungan dengan mitra usaha tersebut.

6. Hindari menggunakan modal dari luar, misal kredit bank, untuk memulai usaha, karena biaya yang dikeluarkan untuk pendanaan tersebut akan menghambat pertumbuhan bisnis yang sedang dirintis.

Kelak setelah bisnis anda berkembang, silakan menggunakan pendanaan dari perbankan sebagai daya ungkit (leverage), agar usaha bisnis anda lebih melejit dan menggurita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *